Mahasiswa Program Vokasi Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional IBPC 2025
Mahasiswa Program Vokasi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dalam ajang International Business Plan Competition (IBPC) #2 Tahun 2025, mahasiswa Program Vokasi berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, membuktikan daya saing dan kualitas lulusan vokasi di kancah global.
Kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Association of Indonesian Accounting Lecturers (ADAI) ini mengusung tema “Building a New Young Entrepreneurial Spirit in ASEAN” dan dilaksanakan pada 7–8 Juli 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.

Prestasi pertama diraih oleh tim mahasiswa Program Vokasi dari IBI Kesatuan, yaitu Valencia Christabel, Resa Sukmawati, dan Gladys Julien, yang berhasil meraih Juara 5 (5th Winner) pada kategori utama International Business Plan Competition 2025. Tim ini dinilai mampu menyajikan ide bisnis yang inovatif, aplikatif, serta relevan dengan kebutuhan pasar ASEAN.

Selain itu, prestasi membanggakan lainnya juga diraih oleh tim mahasiswa Septian Cahyadi, Sheila Rahmaniah Salsabila, dan M. Rahmat Gunawan, yang berhasil meraih Juara 3 (3rd Winner) Project Development Category. Penghargaan ini diberikan atas keunggulan tim dalam mengembangkan proyek bisnis yang memiliki nilai keberlanjutan, kelayakan implementasi, dan potensi pengembangan jangka panjang.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi tidak hanya unggul dalam aspek praktik dan keterampilan, tetapi juga mampu bersaing secara konseptual dan strategis di level internasional. Prestasi tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Program Vokasi dalam mendorong mahasiswa untuk berjiwa wirausaha, inovatif, dan berorientasi global.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi serta memperkuat reputasi Program Vokasi sebagai penyelenggara pendidikan terapan yang adaptif terhadap tantangan global dan kebutuhan industri internasional.