IBIK Gelar International Guest Lecturer : Tiga Hari Menyelami Inovasi Digital Global Bersama Akademisi Internasional
Bogor, 27 Juni 2025 — Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) kembali menunjukkan komitmen dan peran strategisnya dalam mengembangkan pendidikan Vokasi yang unggul, adaptif, dan berwawasan global. Selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa, 24 Juni hingga Kamis, 26 Juni 2025, IBIK sukses menggelar International Guest Lecturer, sebuah forum akademik internasional yang mempertemukan pakar-pakar dari Filipina, Thailand, dan Malaysia, serta dosen-dosen nasional yang kompeten di bidang digital, akuntansi, dan keuangan, dengan menyuguhkan perspektif global terkait transformasi digital dalam berbagai bidang
Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Program Vokasi IBIK, yang terdiri dari Prodi Sarjana Terapan Bisnis Digital, Perbankan dan Keuangan Digital, serta Akuntansi Bisnis Digital, bersama Himpunan Mahasiswa Vokasi (HIMAVO). Acara ini diselenggarakan secara hybrid dari Kampus IBIK Bogor dan daring melalui Zoom, serta diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai negara, seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan Jepang
Hari Pertama: Global E-Commerce 5.0
Rangkaian kegiatan dibuka oleh Prodi Sarjana Terapan Bisnis Digital, yang menghantarkan sesi dengan tema “Global E-Commerce 5.0: Human-Centric Innovation for a Digitally Empowered Consumer” yang difokuskan pada perspektif bisnis digital. Dua pembicara utama yaitu Dr. Christine C Francia dari STI – West Negros University, Filipina, dan Dr. Adil Fadilah, S.E., M.M., Direktur Program Vokasi IBIK, berbagi pandangan mengenai peran teknologi digital dalam membentuk konsumen yang berdaya dan berwawasan global. Serta membedah bagaimana inovasi digital kini semakin berfokus pada pengalaman manusia sebagai pusat transformasi dan memberikan pemahaman mendalam mengenai peran e-commerce dalam membentuk perilaku konsumen digital masa depan. Acara dimoderatori oleh TB. Dicky Faldy SN., S.E., M.H., M.M., CDM dan berlangsung di Hall Gedung B IBIK Bogor.
Hari Kedua: Masa Depan Perbankan dan Keuangan Syariah
Pada Rabu, 25 Juni 2025, giliran Prodi Sarjana Terapan Perbankan dan Keuangan Digital yang menyelenggarakan sesi bertajuk “Digital Transformation and the Future of Islamic Banking and Finance”. Dr. Asas Worasutr dari Prince of Songkla University, Thailand, dan Jarwadi Djafar, S.Pd., M.M. dari IBIK menjadi narasumber utama yang menyoroti pentingnya transformasi digital dalam industri keuangan syariah. Serta mengupas tuntas peluang dan tantangan digitalisasi dalam sektor keuangan syariah. Diskusi masih dipandu oleh moderator TB. Dicky Faldy SN., dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam membahas potensi dan tantangan yang dihadapi sektor ini di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Hari Ketiga: Akuntansi dan Kecerdasan Buatan
Kamis, 26 Juni 2025, menjadi puncak rangkaian kegiatan dengan Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Bisnis Digital yang mengangkat tema “Opportunities and Challenges of Using AI in Accounting”. Dr. Amilia Syuhada Binti Abdul Majid, pakar akuntansi dari Management and Science University (MSU), Malaysia, bersama Toni Andrianto, Ak., M.M., CA., QIA. dari IBIK, menyoroti bagaimana kecerdasan buatan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, sekaligus transparansi dalam praktik akuntansi modern. Serta mengupas secara kritis peran AI dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi praktik akuntansi. Acara ini dimoderatori oleh Siti Ita Rosita, S.E., M.M., SAS., dan mendapatkan sambutan hangat dari para peserta yang tertarik pada integrasi teknologi mutakhir dalam akuntansi.
Mewujudkan Vokasi Global Berdaya Saing
International Guest Lecturer ini menjadi wujud nyata komitmen IBIK khususnya Program Vokasi dalam mengembangkan pendidikan Vokasi yang kompetitif secara global. Melalui penyelenggaraan International Guest Lecturer ini, IBIK menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga aktif menjembatani mahasiswa dengan jejaring dan pemikiran global.
“Kami percaya bahwa mahasiswa Vokasi harus siap bersaing di era globalisasi digital. Kegiatan ini menjadi platform untuk menjembatani wawasan akademik dan praktik internasional Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari semangat kolaborasi lintas negara dan penguatan soft skill serta global insight bagi mahasiswa kami,” ujar Dr. Adil Fadilah, Direktur Program Vokasi IBIK.
Dengan semangat kolaborasi lintas negara, IBIK tidak hanya memperkuat reputasi di kancah pendidikan tinggi, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan di tengah dinamika revolusi digital. Kegiatan ini juga membuka peluang jejaring global bagi mahasiswa dan dosen, membuka wawasan internasional, dan membentuk lulusan yang siap menghadapi era digitalisasi yang dinamis dan kompetitif.
(Program Vokasi IBIK)